Sulawesi

Warna Warni Sulawesi

Archive for the tag “Losari”

Anjungan Pantai Losari disulap Menjadi Pasar Malam

Foto Pantai Losari Saat baru Direnovasi 🙂

Bagi masyarakat sulawesi selatan, khusunya makassar ini mungkin sudah fenomena yang biasa… Pantai Losari yang dulunya dikenal  memiliki pedagang kaki lima terpanjang di indonesia kini telah berubah total.. para pedagang kaki lima sekarang sudah tidak bisa mangkal di daerah tsb. ini dikarenakan pemerintah menggusur mereka.. atau membebani mereka dengan pajak yang sangat tinggi. tapi tetap saja setelah pemerintah menggusur para pedagang kaki lima teresbut suatu fenomena lain muncul.. bukannya yang muncul pedangan kaki lima yang menuntut balas tapi berubah menjadi pasar malam, pengemis dan pengamen mewarnai daerah tersebut.


Foto Pantai Losari Sekarang 😦

bukannya suasana yang aman tentram yang didapatkan jika berkunjung ke pantai Losari saat ini banyak sekali gelandangan yang memanfaatkan tempat tersebut sebagai sarana peristirahatan, pengamen yang banyak n rewel 2 🙂 minta duit .. he3x  juga mewarnai daerah tsb.

selain itu biaya parkir di pantai losari melonjak naik. biasax klo ditempat lain di makassar cuma bayar Rp.1000 untuk sepeda motor. klo dipantai losari bisa sampe Rp.2000,- selain itu petugas parkirnya juga tidak memberi bukti pembayaran karcisx,  trz parkirx berlaku 24 jam non stop  .. wah Pantai Losari bisa jadi ajang untuk cari penghasilan buat para tukang parkir.

mungkin ini bisa jadi pertimbangan bagi pemkot makassar /Ariel fotografer : Herdian

Indahnya Senja Losari, Nikmatnya Pisang Epe Laguna

Pantai Losari

Anda tidak perlu kwatir mencari tempat liburan menyenangkan di kota Makassar yang lebih dikenal dengan ’Kota Anging Mamiri’ ini, selain kaya akan berbagai objek wisata, kota Makassar juga dikenal memiliki tempat-tempat liburan menyenangkan yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Pantai Losari dan Pantai Laguna menjadi pilihan Anda.

Mengunjungi Sulawesi Selatan,tepatnya di kota Makassar terasa tak lengkap rasanya bila Anda tidak menikmati keindahan Pantai Losari. Sekarang ini wajah Pantai Losari nampak lebih menarik dibanding beberapa tahun silam, yang dulunya di sepanjang tepi pantai kita mendapati berderet gerobak para pedagang kaki lima, namun sekarang sudah bersih, deretan pk5 tersebut sudah di relokasikan di Pantai Laguna. Rampungnya anjungan Pantai Losari menambah pesona dan decak kagum akan keindahan pantai yang dulu mendapat julukan bangku terpanjang dan saat ini Losari telah kembali ke ciri dan fungsinya semula, sebagai tempat rekreasi cuma-cuma bagi masyarakat umum.

Menjelang senja keindahan pantai akan terasa ditambah hembusan angin sepoi-sepoi terasa makin menyejukkan manakala keindahan alam menghilangkan kepenatan. Keindahan ini akan makin sempurna takkala prosesi terbenamnya matahari dapat disaksikan secara utuh. Jadi jika suatu saat Anda berkunjung ke Makassar, pastikan jangan sampai Anda tidak berkunjung ke pantai Losari yang indah dan permasyur di kata orang.

Aktifitas Losari Minggu pagi dapat juga saksikan, biasa pagi hari Losari dimanfaatkan sebagai tempat berolahraga, jogging, senam,maupun bermain ski, bersantai sambil menikmati udara pagi ditemani sarapan pagi di sepanjang bibir Jalan Penghibur dapat juga Anda nikmati. Hanya dengan merogoh kocek cukup Rp4.000 hingga Rp6.000 per porsi,berbagai aneka masakan dan minuman tradisional dengan cita rasa yang sederhana nan nikmat dapat di nikmati, seperti, bubur ayam,bubur kacang ijo,soto ayam, gado-gado, coto makassar, somay, pempek Palembang, pisang epe,hot dot dan burger. Anda juga dapat menyewa perahu mini berbentuk bebek sambil mengarungi bibir pantai dengan sewa Rp 15.000 per jam. Jadi, jika suatu saat Anda berkunjung ke Makassar, pastikan jangan sampai tidak berkunjung ke pantai Losari sebagai landmark dari Makassar

Pantai Laguna

Setelah puas menikmati indahnya Sunsen yang perlahan terbenam di balik cakrawala Pantai Losari Anda dapat menikmati pusat jajanan di Butta Angin ammiri di Pantai Laguna,hanya dengan berjalan kaki 5 menit dari Losari. Ratusan Gerobak dengan berbagai menu makanan dan minuman ciri khas kota ’Daeng’ dapat Anda temukan di sana. Mulai sop konro, coto Makassar, sop saudara, pallubasa,pallu mara dan ikan bakar, pisang epe, es pisang ijo, pallubutung, sari laut, bakso, nasi goreng, mi-mian dan capcai. Harganya pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp 3.500 hingga Rp 12.500 per porsi.
Kendati menawarkan beragam makanan, namun menurut sejumlah pedagang kaki lima yang menjajakan makanan di sepanjang pantai laguna, makanan yang paling banyak diminati pengunjung adalah Pisang epe atau kata orang bule Banana Press menjadi andalan. Kue khas terdiri dari bahan dasarnya pisang kepok mengkal yang dibakar, lalu dilumuri gula merah yang telah dicairkan dan di campur kelapa parut. Jadi tak lengkap rasanya ke Makassar bahkan sulawesi Selatan jika Anda tidak menikmati wisata kulinernya di Pantai laguna,utamanya menikmati cita rasa dari Pisang Epe kota daeng.

Post Navigation